Umar Badarsyah's Blog

A Yurist Learn To Be

Pemimpin Muda, Harapan yang Tertunda

Pemimpin Muda, Harapan yang Tertunda

Oleh :Umar Badarsyah

Terpilihnya Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat berkulit hitam pertama dalan usia muda (47 tahun) membawa gairah menguatnya gagasan kepemimpinan muda di Indonesia. Namun realitas politik dan lemahnya sistem politik nasional dalam meregenerasi kepemimpinan menjadi kendala munculnya pemimpin-pemimpin alternatif pada pemilu 2009. Continue reading

Advertisements

December 29, 2009 Posted by | Kebijakan Publik, Pemilu-Pilkada | , , , , , | Leave a comment

Internationalism, a Growing Hope for Truthful Peace in Palestine

By Umar Badarsyah
29 Januari 2009

Since 27th December 2009 Israel attacked Gaza with bombs, and heavy artilleries. The assault ended for 23 days resulting over 1300 death casualties, more then 400 are children. The unproportionate attack also causing more then 5000 suffering severe injuries, and sent thousands Palestinians homeless because the attacks destroying their homes and public buildings.

The attack we have seen as one of the worst human made catastrophes, the most heinous crime against humanity of 21st century. Ironically, it’s conducted by a nation its building based upon world’s shared view of condemnation of 20th century holocaust, Israel.
Continue reading

December 29, 2009 Posted by | Palestine-Israeli Conflict | , , | Leave a comment

Iklan Politik Belum Mencerdaskan

Iklan Politik Belum Mencerdaskan

By Umar Badarsyah

Suara Mahasiswa, Seputar Indonesia, Kamis 5 Februari 2009

Pemilihan Umum legislative tinggal tiga bulan lagi. Partai-partai terutama partai besar dan yang memiliki kekuatan dana, berupaya keras menaikkan citra dan popularitasnya dengan memanfaatkan iklan-iklan di media, baik cetak maupun elektronik. Sayangnya, iklan-iklan yang beredar di masyarakat kurang dalam segi pencerdasan politik.

Continue reading

December 29, 2009 Posted by | Kebijakan Publik, Pemilu-Pilkada | , , , , | Leave a comment

Buruh Kecil Menjadi Bos Kecil Mengubah Krisis Menjadi Peluang

Buruh Kecil Menjadi Bos Kecil
Mengubah Krisis Menjadi Peluang
Oleh Umar Badarsyah

Krisis ekonomi global ikut mempengaruhi dunia usaha domestik. Sejumlah industri yang berorientasi ekspor seperti sepatu, industri kopi offshore dan onshore, tembakau, dan sawit juga industri tekstil berpotensi melakukan pemecatan massal. Hal ini disebabkan oleh jumlah permintaan yang turun dari pasar-pasar yang paling terkena imbas krisis seperti Amerika Utara, Eropa, Jepang dan Australia.

Continue reading

December 29, 2009 Posted by | Kebijakan Publik | Leave a comment

Tembakau Tidak Selalu Rokok: Sebuah Alternatif

Tembakau Tidak Selalu Rokok: Sebuah Alternatif
23 Februari 2009
Umar Badarsyah*
*Penulis adalah peneliti di Institute for Sustainable Reform (Insure)
Editor: Ita Prihantika dan Kaukabus Syarqiyah

Pengantar
Jika sekiranya Pemilu tidak jatuh di tahun 2009, maka tahun ini barangkali menjadi tahun pertarungan wacana mengenai rokok, atau sebaliknya Pemilu malah menjadi ajang yang tepat untuk kembali melancarkan kampanye anti rokok. Para kontestan Pemilu 2009 bisa digiring untuk menunjukkan keberpihakannya dalam masalah rokok.

Ada beberapa peristiwa domestik yang membuka peluang tahun ini sebagai tahun penting dalam perjalanan panjang memerangi rokok. Pertama, masuknya RUU Pengendalian Tembakau dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2009. Kedua, fatwa haram Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai rokok. Ketiga, pengajuan judicial review aturan mengenai iklan rokok oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Semangat Anti Rokok

Setelah lebih dari tiga tahun terkatung-katung tanggal 2 Desember 2008 DPR RI resmi memasukkan RUU Pengendalian Tembakau ke dalam Prolegnas 2009. RUU ini sendiri sudah mulai disusun sejak tahun 2004 beberapa saat setelah Indonesia gagal meratifikasi Konvensi Pengendalian Tembakau World Trade Organization (Framework Convention of Tobaccoo Control/FCTC).[1] Berturut-turut tahun 2006 dan 2007 Draft RUU ini gagal masuk prolegnas meskipun mendapat cukup dukungan anggota dewan melebihi syarat minimal 13 tandatangan[2] anggota dewan lintas partai menandatangani di dua tahun tersebut. Padahal RUU ini memiliki semangat pengendalian tembakau yang tidak anti industri tembakau itu sendiri, sayangnya perjuangan di masa lalu selalu menemui kegagalan. Kini masuknya RUU ini ke dalam prolegnas menjadi ajang lanjutan untuk mencapai titik yang lebih baik dalam upaya mengendalikan dampak rokok.

Continue reading

December 29, 2009 Posted by | Hukum, Kebijakan Publik | Leave a comment

Pemilihan Umum antara Demokrasi Politik dan Kesejahteraan

Pemilihan Umum antara Demokrasi Politik dan Kesejahteraan

oleh Umar  Badarsyah

21 Mei 2008

Salus Publica Suprema Lex Esto

-Cicero

Mobil mikrolet nomor 17 jurusan Garut Kota – Wanaraja itu melaju menembus hujan lebat yang turun di Garut. Meski hujan deras tetapi suara lantang penceramah dari Toa sebuah masjid kampung yang dilalui terdengar oleh sang supir, kernet yang duduk di samping sang supir, seorang teman, penulis dan dua orang penumpang lainnya.“ahhh, masing keneh ajengan ge amun tos jadi pejabat mah ngabangsat (biarpun kiyai kalau sudah jadi pejabat pasti jadi bangsat),”ujar sang supir setengah berteriak. “ lain pajabat, penjahat I(bukan pejabat, penjahat),”timpal sang kernet. Penulis hanya bisa tersenyum, dalam tatapan heran teman yang kebetulan beretnis Jawa dan sama sekali tidak mengerti bahasa Sunda.

Apa yang diungkapkan oleh sang supir dan kernet itu pada dasarnya menunjukkan satu hal. Kepercayaan publik pada pejabat daerah dan sangat mungkin Pemerintah Daerah bahkan mungkin Pemerintah Pusat, apa pun latar belakang pejabat sebelumnya, teramat rendah. Mereka lelah dengan proses demokrasi politik bernama Pemilu atau dalam hal ini Pilkada yang selama ini tidak membawa dampak langsung bagi kehidupan ekonomi mereka, atau tepatnya kesejahteraan mereka. Continue reading

December 29, 2009 Posted by | Kebijakan Publik, Pemilu-Pilkada | Leave a comment