Umar Badarsyah's Blog

A Yurist Learn To Be

Buruh Kecil Menjadi Bos Kecil Mengubah Krisis Menjadi Peluang


Buruh Kecil Menjadi Bos Kecil
Mengubah Krisis Menjadi Peluang
Oleh Umar Badarsyah

Krisis ekonomi global ikut mempengaruhi dunia usaha domestik. Sejumlah industri yang berorientasi ekspor seperti sepatu, industri kopi offshore dan onshore, tembakau, dan sawit juga industri tekstil berpotensi melakukan pemecatan massal. Hal ini disebabkan oleh jumlah permintaan yang turun dari pasar-pasar yang paling terkena imbas krisis seperti Amerika Utara, Eropa, Jepang dan Australia.

International Labour Organization memperkirakan pada pertengahan 2009 sekitar 170.000 hingga 600.000 karyawan berpotensi di PHK. Kenaikan tingkat PHK akibat krisis global diperkirakan oleh lembaga buruh internasional tersebut sekitar 9%. Para pelaku usaha bahkan memperkirakan jumlah yang lebih besar, sebagai gambaran menurut Ketua Apindo Sofyan Wanandi untuk jasa konstruksi saja tahun ini bisa menyumbang 1,5 juta orang yang di PHK. ILO memprediksi pada akhir tahun 2009 angka tertinggi bisa mencapai 21 juta orang dirumahkan.

Sejumlah upaya diusulkan untuk mengurangi dampak krisis dan menekan tingkat PHK, dari mulai penurunan suku bunga dan perubahan sistem upah buruh. Langkah ini boleh jadi langkah yang rasional hanya saja jika pemerintah mau menengok sektor ekonomi informal maka pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih progresif dengan menjadikan krisis ini sebagai peluang.

UMKM memiliki potensi ekonomi yang luar biasa. Simak data Kementerian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah ini: populasi UMKM pada 2007 mencapai 49,8 juta unit atau 99,99% dari total unit usaha di Indonesia. Sektor UMKM berkontribusi sebesar Rp 2.121,3 triliun kepada Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia atau 53,6% dari total PDB Indonesia 2007. Sektor ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 91,8 juta orang atau 97,3% dari total seluruh tenaga kerja Indonesia. Sektor informal ini telah berhasil melewati krisis ekonomi yang lebih parah pada dekade lalu. Hal mana yang membuat seorang ekonom dunia Prof Hernando De Soto menyebut sektor informal ini sebagai kekuatan rakyat yang misterius dan sangat potensial. Sayangnya, selama ini sektor informal sering dianaktirikan dengan kurangnya dukungan akses modal dan pendampingan.

Pemerintah dapat mengambil langkah yang progresif dengan mendorong pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah melalui peningkatan akses modal dan stimulus fiskal. Untuk lebih menyempurnakannya Pemerintah dapat menerapkan sistem pendampingan melibatkan instansi pemerintah terkait maupun lembaga-lembaga non-pemerintah seperti sejumlah asosiasi UMKM, asosiasi para entrepreneur muda, dan koperasi.

Pilihan ini akan membawa dampak yang nyata dalam waktu yang panjang. Selain UMKM dapat menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang signifikan, ketahanannya terhadap krisis global akan menghasilkan agregat ketahanan ekonomi nasional.

Sudah saatnya pemerintah mendukung potensi ekonomi industri UMKM yang terbukti memiliki dampak ekonomi dan sosial yang dahsyat bagi Indonesia. Jika pilihan ini yang diambil maka bukan tidak mungkin para pegawai rendahan alias buruh kecil yang terkena imbas PHK pada krisis kali ini kelak menjadi bos-bos kecil yang menopang fondasi ekonomi negeri ini!!!

Advertisements

December 29, 2009 - Posted by | Kebijakan Publik

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: